Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2013

Puisi : CintaNya Mutiara dari Syurga

Cinta terkadang membuat kita salah sangka lima huruf dalam satu tarikan nafas itu saja sudah bisa membuatmu gila diamlah sejenak lalu rasakan perlahan aliran udara masuk dan memeluk pucat kau ya? saat cinta itu datang tiba-tiba tak usah paniklah saat ia datang dengan leluasa bukankah sebelum kejadianmu kau sudah dititipkan cinta oleh sang Maha cinta kenapa? pucat kau ya? Tak usah panik walau terkadang cinta itu bisa mencekik tak usah gusar walau seringnya kau tak sanggup mengerti cintaNya yang begitu besar sudah diam dan tenangkan jiwamu karena cinta sendiri yang akan mengalir disela-sela dzikirmu diujung-ujung ketawakalanmu menjadi energi ditengah-tengah kekhawatiranmu Buang jauh saja cinta yang sudah kadaluarsa apalagi cinta yang hanya etalase belaka buat apa? hingga tak ada panik atas nama cinta pucat atas nama cinta apalagi galau atas nama cinta buat apa? buat apa? kebodohan luar biasa jika kau buang mutiara dari syurga lalu kau pelihara bara api neraka ...

Puisi : Akankah ada sebutan Malam

bulan tak punya cahayanya sendiri ia mendapatkan cahaya dari matahari setidaknya itu yang aku tau dari guru IPA ku tak memiliki cahaya sendiri bukan berarti ia tak punya arti angkap saja ia tercipta untuk menjadi nikmat bagi manusia menjadi perantara nikmat dari yang Maha Kuasa ya.. mungkin seperti penyaring didapur-dapur seperti decoder encoder pada antena Bulan sungguh design Sang Maha Sempurna yang mencoba mengajarkan pada manusia tentang makna perantara yang pasti bukan seperti makelar yang tugasnya juga perantara tapi ini lebih pada fungsi penyambung Nikmat mudah saja..bayangkan jika tidak ada bulan entahlah ..apakah tetap akan ada sebutan malam oleh asma_dewi

Aku Menyebutnya Keingintahuan

sudah lama sekalu rasanya tidak menulis di lembar demi lembar diary tanpa kertas ini. kali ini aku akan coba menuangkan sebagian perjalanan hidupku dari beberapa bulan yang lalu ini. tentang sebuah pembelajaran. sudah lama juga aku tak menuangkan semua itu dalam sebuah puisi atau pun prosa. untuk mempersingkat aku akan coba buka dengan puisi saja. Pergi kesana nan kemari begitulah tingkah lakunya terkadang akupun tak mengerti mau kemana sebenaranya dia setiap ada peristiwa tanda tanya itu seringnya muncul begitu saja entahlah.. namun aku menyebutnya sebagai sebuah pematang jiwa ia muncul disela-sela keheningan ataupun terkadang ia datang begitu saja tanpa permisi di kerumunan saat jiwa terasa gersang keingintahuan itu terlalu kuat Tuhan hingga terkadang aku harus masuk dari dunia yang satu keduania saling bertautan Risih memang terasa Tapi entahlah.. aku coba tuk abaikan saja dari dulu hingga detik ini setidaknya itu yang kulakukkan ya ya ya.. daripada ...