Postingan

Menampilkan postingan dari 2022

Belajar menjadi orang tua yang baik part 1

Sahabat, saya tahu tidak mudah menjadi orang tua yang baik, tapi saya juga yakin kalau itu bisa dipelajari dan dilatih. Karena sampai sekarang sembilan tahun pernikahan saya dan suami -pun masih jatuh bangun untuk belajar. Dari mulai mempelajari teori mengasuh anak, membaca buku-buku tentang Parenting sampai mengetes kecerdasan bawaan keluarga kami dengan stifin yang biayanya tidak murah.  Kami berharap semoga itu bisa menjadi hujjah kami dihadapan Allah SWT bahwa kami serius untuk menjalankan tugas kami ada sebagai orang tua. Dan Semoga anak-anak kami kelak memaafkan kami jika dalam pengasuhan kami selama ini ada hal yang menyakiti mereka. 🥺 Beberapa bulan kemarin, Fathia berusia genap 7 tahun. Itu artinya menjadi tugas orang tua nya untuk mendidiknya mengerjakan solat. Lalu, saya buat sistemnya Yaitu Pertama, Mendoakan anak-anak dengan doa nya setiap sholat ;  رَبِّ اجۡعَÙ„ۡÙ†ِÙ‰ۡ Ù…ُÙ‚ِÙŠۡÙ…َ الصَّÙ„ٰوةِ ÙˆَÙ…ِÙ†ۡ ذُرِّÙŠَّتِÙ‰ۡ‌ ۖ رَبَّÙ†َا ÙˆَتَÙ‚َبَّÙ„ۡ دُعَآءِ‏ Artinya: “Ya Tuhanku, ja...

Pendekatan Sesuai Karakter anak

Setiap anak Allah takdirkan memiliki karakter yang berbeda, ini didasari oleh kecerdasan otak bawaan. Tidak perlu heran jika anda memiliki 5 anak namun berbeda perangai. Selain kecerdasan otak bawaan, latar belakang usia, pengalaman hidup dan juga kecukupan nutrisi akan mempengaruhi proses tumbuh kembang anak.  Sekali lagi, tidak bisa disama ratakan satu anak dengan anak lain nya. Memang menjadi tugas kita sebagai orang tua memahami detail mereka. Karena jika bukan kita siapa lagi? Sampai saat ini saya terus belajar memahami anak-anak dirumah. Si kakak yang sudah sangat terlihat karakter kuatnya jika ingin sesuatu terus akan ia cecar, namun ia hanya mengutarakan tidak bergerak sendiri. Mungkin itu introvertnya. Jadi, tugas saya bersabar mengarahkan bagaimana langkah-langkah jika memiliki keinginan, bagaimana etika mewujudkan keinginan dan bagaimana mengelola agar keinginan itu menjadikan dirinya semakin menjadi anak yang berakhlak baik. Tulisan ini akan menjadi jejak saat kelak ia ...

Sekolah Bukan Tentang Pelajaran Sekolah

Nak, hari ini mungkin kakak merasa begitu sangat lelah karena harus berurai air mata. Bunda tahu tidak mudah menjadi kamu saat ini, pengalaman pertama memiliki banyak teman, berinteraksi dengan banyak orang dewasa yaitu guru dan staf sekolah. Gapapa ya kak, insya Allah ayah bunda akan dampingi terus proses tumbuh kembang kakak dan adik-adik. Namun, memang tidak selalu hadir dalam fisik. Tapi insya Allah selalu dalam doa. Bunda selalu titipkan anak-anak bunda sama Allah SWT, karena bunda manusia yang bisa khilaf, lemah dan lalai dalam penjagaan. Di sekolah akan banyak hal tentang ilmu bertahan hidup yang akan kakak jalani. Insya Allah ayah bunda akan berusaha menjalankan tugas dari Allah sebaik mungkin, yaitu menjadi pendamping kakak dan adik-adik dalam tumbuh kembang nya menjadi manusia dewasa kelak.  Kalau hanya belajar pelajaran sekolah, kami bisa saja memanggil guru ke rumah nak. Tapi tidak dengan belajar berinteraksi dengan banyak orang, belajar ber- habluminnannas. Belajar mem...

Mendampingi tumbuh kembang anak (ceritaku) : pertama kali ketemu temen sekolah

Gambar
kemarin hari pertama Fathia mengenal temen-temen nya dan sekolah nya yang baru. Saya ibu nya yang mendampingi tumbuh kembang nya sedari perut Insya Allah faham sekali kenapa di hari pertama nya itu ia menangis dan tidak mau ditinggal pulang oleh orang tua nya. Begitu juga dengan orang lain saya juga faham kenapa mereka tidak memahami nya.  Begitu banyak anak-anak yang melalui masa-masa awal sekolah nya dengan deg deg an. menurut saya itu hal yang wajar. Hari itu saya menemani nya sampai keluar sekolah, dan saat ia keluar sekolah saya sangat mengapresiasi usahanya beradaptasi dengan lingkungan baru "hebaaat Kakak hebat..". entah kenapa saya seorang merasakan apa yang ia rasakan. Dan ia hebat bisa melakukan nya. Berani berkenalan didepan kelasnya, dan mengikuti acara sampai selesai. Keluar dari kelas ia mulai semangat menceritakan tentang pengalaman nya, dan kami sangat bersyukur akan hal itu. Walaupun sempat ia mengatakan lagi "besok gak usah sekolah lagi ya...

Kiat Menjadi Diri Sendiri

Gambar
Mungkin terdengar lucu, bagaimana mungkin kita menanyakan cara menjadi diri kita sendiri pada orang lain. Tapi itulah yang terjadi saat ini. Seolah kita kebingungan mengenali diri kita sendiri, dan saya pernah melalui masa-masa itu.  Hidup pada era teknologi informasi yang begitu luas. Rupanya mampu menimbulkan penyakit mental tersendiri bagi kita, khususnya pengakses teknologi informasi itu. Baik melalui media sosial ataupun search engine (seperti google). Dampak terbesar nya adalah kita seolah kehilangan jati diri hingga mudah terbawa arus, mudah terinfeksi oleh influence media. Apa buktinya? Buktinya begitu banyak masyarakat yang melakukan banyak hal untuk dijadikan konten media sosial nya, untuk menaikkan subscriber dan followers nya. Untuk ber-citra baik di media.  Lalu bagaimana kita bisa tetap menjadi diri sendiri ditengah keramaian Teknologi informasi? Saya akan bagikan pengalaman saya.  Pertama, tentukan apa tujuan hidup .  Ini adalah suatu hal yang sangat p...