Langsung ke konten utama

Trimester Pertama ...(1)

pagi2 rutin aku minum air putih dan air madu. berharp lambungku tidak terlalu asam. hingga aku dapat menjalani hari2 dengan baik. tensi darah kemarin sempat turun 90/80. obatnya sebenarnya hanya makan yang banyak khususnya dengan lauk daging2an.
tadi malam sudah makan kare kambing, mungkin itu yang membuat hari ini tidak sepusing kemarin.

sebagai seorang ibu aku mulai merencanakan segala kebaikan yang aku bisa berikan untuk masa depan anak ini yang tidak lain adalah hamba Allah. seorang individu baru, bukan aku dan bukan juga suamiku. secara gen saja yang ada dari kami sisanya adalah faktor eksternal. dan membentuk faktor eksternal sejak dari kandungan adalah salah satunya yang aku rencanakan saat ini.

Buku-buku

Seperti biasa setelah suamiku gajian, kami mencari buku-buku yang hendak kami beli. kami senang dengan buku, buat kami buku adalah investasi. tak akan sia-sia kalalupun sudah di baca habis. jadi kamupun tidak segan menyisihkan uang untuk membeli buku.
buku yang kami beli di tahun 2015 awal ini adalah buku tentang cara mendidik anak dalam janin. ya.. bacaannya ibu hamil gitu. ada 2 buku yang kami beli. dan suamiku mengalah untuk bulan ini. karena seharusnya bulan ini adalah bulan jatahnya membeli buku tentang komputer hehehe...

Merencanakan Kegiatan 

Buku yang kami beli kemarin memberikan kami inspirasi cukup banyak. terkait kecerdasan anak yang dibentuk sejak dalam kandungan. Allahuakbar..

pointnya adalah kebiasaan sang ibu. ya... kegiatan yang dilakukkan si ibu selama kehamilan, perasaan sang ibu, emosional sang ibu, kesehatan sang ibu, makanan dan minuman sang ibu bahkan akhlak dan ibadah sang ibu. tanpa disadari terekam dalam setiap pembentukan karakter anak sejak dalam kandungan. karenanya, aku berusaha untuk merencanakan kecerdasan anak yang ada di dalam rahimku ini, sejak dini.
walaupun sepekan lalu dokter bilang belum terlihat janin, baru kantung janin. tapi tetap, tugasku sebagai manusia adalah ikhtiar, berusaha biarlah Allah yang memutuskan dan Allah Maha berkehendak.

Pagi hari saya usahakan untuk shalat malam, baca quran sebagai seorang hamba aku memang seharusnya melakukkan ini, sebagai bentuk rasa syukurku. dan disana aku bisa meminta kesehatan untuk janin yang ada di rahimku.

Menghirup udara pagi beberapa menit dan melakukkan jalan walau di dalam ruangan, berharap aku dapat oksigen yang masih baik untuk aku dan janin.

membaca almasurat dan quran

dilanjutkan dengan kebiasaan baruku yaitu mengerjakan soal matematik dll beberapa menit online di HP, berharap ini dapat mengasah saraf motorikku dan si janin.

Kebiasaan menulispun aku asah kembali, yaitu dengan menyempatkan menulis BLOG "catatan harian sang malam":, berharap kegiatan ini juga dapat meningkatkan kecerdasan sastraku dan janinku

luar biasa ya kegiatan ibu hamil itu.. sungguh sangat disayangkan jika waktu2 emas ini di abaikan begitu saja oleh sang ibu.

13 januari 2015




Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips membersihkan kulkas

Kulkas menjadi barang yang hampir setiap rumah memiliki nya. Yuk kita simak cara membersihkan kulkas.  1. Matikan dan Kosongkan Kulkas : Sebelum membersihkan kulkas, matikan listriknya dan kosongkan semua barang di dalamnya. Letakkan makanan yang dapat cepat rusak di dalam kotak es atau wadah pendingin sementara Anda membersihkan kulkas. 2. Lepaskan Rak dan Laci : Bongkar rak dan laci dari kulkas agar lebih mudah membersihkan setiap sudutnya. Bersihkan rak dan laci secara terpisah dengan menggunakan sabun lembut dan air hangat. 3. Gunakan Campuran Air dan cuka : Campurkan air hangat dengan cuka putih dalam wadah semprot. Semprotkan campuran ini ke dalam kulkas untuk membersihkan permukaan dalamnya. Cuka adalah pembersih alami yang efektif dan membantu menghilangkan bau yang tidak diinginkan. Kalau saya memilih menggunakan sejenis sabun cuci piring yang aman untuk mencuci sayuran. 4. Lap dengan Kain Bersih : Gunakan kain bersih dan lembut untuk membersihkan setiap bagian dalam kulka...

Membersihkan Miss V dengan Sabun Berbahaya??

Douching adalah praktik membersihkan atau membasuh area vagina dengan menggunakan cairan. Meskipun beberapa orang mungkin berpikir bahwa douching adalah cara membersihkan organ reproduksi wanita, praktik ini sebenarnya tidak disarankan oleh sebagian besar profesional kesehatan. Berikut adalah beberapa alasan: 1. Mengganggu Keseimbangan Bakteri : Douching dapat mengganggu keseimbangan bakteri alami dalam vagina. Bakteri baik membantu menjaga kesehatan vagina dan melawan infeksi. 2. Meningkatkan Risiko Infeksi : Douching dapat meningkatkan risiko infeksi vagina, termasuk infeksi bakteri dan ragi. Membersihkan vagina secara alami dengan air bersih sudah cukup. 3. Berpotensi Menyebabkan Irritasi : Penggunaan produk pembersih atau cairan khusus untuk douching dapat menyebabkan iritasi pada vagina dan jaringan di sekitarnya. 4. Tidak Diperlukan untuk Kebersihan : Vagina memiliki cara alami membersihkan diri. Dengan menjaga kebersihan tubuh secara keseluruhan, termasuk daerah genital eksterna...

Memahami Sikap Mertua Ketika Satu Atap

Memahami sikap mertua ketika tinggal dalam rumah yang sama memerlukan rasa saling pengertian, komunikasi terbuka, dan kesediaan untuk beradaptasi. Berikut adalah beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan: 1. Hormati Batasan dan Privasi:    Penting untuk menghormati batasan dan privasi masing-masing anggota keluarga, termasuk mertua. Pastikan ada ruang pribadi untuk setiap individu dan komunikasikan secara jelas tentang batasan yang diinginkan. 2. Komunikasi Terbuka:    Membangun saling pengertian melalui komunikasi terbuka sangat penting. Dengan berbicara secara jujur ​​tentang harapan, kebutuhan, dan kekhawatiran, dapat membantu menghindari konflik yang mungkin timbul. 3. Berpartisipasi dalam Tanggung Jawab Rumah Tangga:    Kolaborasi dalam tanggung jawab rumah tangga dapat memperkuat hubungan. Mertua dapat merasa dihargai dan terlibat lebih aktif jika mereka juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan rumah tangga. 4. Jalin Hubungan Baik dengan Anak:   ...