Resume Mentoring Young Camp
Resume Kegiatan
Mentoring
Young Camp
Pertemuan Pertama — Membangun Fondasi Ukhuwah
01
Kegiatan Perdana
AKTIVITAS UTAMA
Pertemuan pertama dimulai dengan sesi penamaan kelompok mentoring. Sediakan media menggambar — karton dan spidol — lalu ajak peserta menggambarkan simbol nama grup mereka sendiri. Minta mereka jelaskan filosofi di balik simbol tersebut, dan ciptakan yel-yel kelompok bersama-sama.
Nama yang dipilih harus: mudah diingat, menarik, dan memiliki makna filosofis yang dirasakan sendiri oleh mereka.
Nama yang dipilih harus: mudah diingat, menarik, dan memiliki makna filosofis yang dirasakan sendiri oleh mereka.
Kreativitas
Ta'aruf
Identitas Kelompok
02
Prinsip-Prinsip Mentoring
PRINSIP 01
Fokus pada pembentukan (boarding), bukan nasihat. Mereka masih level 0. Tahan lisan untuk menasehati — nasihat disampaikan hanya jika diminta, atau setelah melewati 3 tahap ukhuwah: ta'aruf → ta'awun → tafahum.
PRINSIP 02
Berikan mereka panggung. Fokus pada kecerdasan yang mereka miliki. Kenali multiple intelligence dari interaksi sehari-hari — bukan dari tes formal semata.
PRINSIP 03
Miliki kepekaan sosial. Mentor harus mampu membaca tanda-tanda — dari gestur, ekspresi, hingga dinamika kelompok. Jangan hanya hadir secara fisik.
PRINSIP 04
Perluas zona nyaman mereka. Ciptakan ruang yang aman dan lapang, di mana mereka merasa bebas menjadi diri sendiri tanpa rasa takut dihakimi.
PRINSIP 05
Silaturahmi tak berujung. Jika ada yang tidak mau melanjutkan, tidak apa-apa. Hubungan tetap bisa dijaga melalui kegiatan lain. Jangan paksa.
PRINSIP 06
Terus belajar dan update diri. Jangan mager. Jangan merasa paling tahu. Mentor yang baik adalah yang terus tumbuh.
PRINSIP 07
Kelola emosi dengan dewasa. Stop baper. Jika salah, minta maaf dengan cara yang baik. Jika mereka yang salah, maafkan dan lapangkan dada — bahkan doakan kebaikan untuk mereka kepada Allah.
PRINSIP 08
Biarkan mereka menjadi diri sendiri. Jangan sampai kita menciptakan pribadi bermuka dua. Autentisitas adalah pondasi kepercayaan. Nauzubillah dari itu.
PRINSIP 09 — REGULASI
Kegiatan ini berpedoman pada Permenas No. 2 Tahun 2020, dengan fokus utama pada pembentukan karakter religius.
PRINSIP 10
Mentor bukan yang paling hebat — tapi tumbuh bersama. Posisi mentor bukan di atas, melainkan berdampingan.
PRINSIP 11
Jadilah teman. Aktif mendengarkan.
"We listen, we don't judge."
"We listen, we don't judge."
PRINSIP 12
Berikan apresiasi. Sekecil apapun pencapaian mereka, rayakan dengan tulus. Apresiasi adalah bahan bakar kepercayaan diri.
PRINSIP 13 — TUJUAN AKHIR
Jadikan mereka generasi yang faham akan dirinya sendiri, dan suatu hari mereka akan semakin mengenal Tuhannya.
Menjadi anak anggota itu takdir yang tidak mereka minta dari lahir.
Mereka sama seperti anak lainnya — yang ingin dihargai bukan karena orang tuanya,
tapi karena dirinya sendiri.


Komentar
Posting Komentar