Langsung ke konten utama

Untuk Kamu yang Tidak Merasa Menjadi Anak Kesayangan

Untuk kamu yang tidak pernah merasa menjadi anak kesayangan.

Kalau hari ini kamu sudah menjadi orang tua, cobalah duduk sejenak. Pandangilah anak-anakmu.

Apakah ada satu anak yang begitu kamu sayangi, lalu ada anak lain yang benar-benar kamu benci?

Kalau jawabanmu "iya", tanyakan kembali pada dirimu, mengapa?

Jika jawabannya karena sikap atau perilaku anak tersebut, coba ingat kembali masa kecilmu.

Bukankah dulu kamu juga pernah nakal? Pernah membangkang? Pernah membuat orang tuamu kecewa?

Lalu, apakah karena kenakalanmu mereka berhenti menjadi orang tua? Apakah mereka tidak lagi memberimu makan, pakaian, tempat tinggal, atau pendidikan? Apakah mereka tidak lagi berusaha memenuhi kebutuhanmu?


Sekarang, coba kembali bertanya pada dirimu sendiri.


Kalau jawabanmu adalah, "Tidak. Saya tetap menyayangi anak saya. Walaupun ia tidak sesuai dengan harapan saya, saya tetap mencintainya. Memang sebagai manusia saya bisa marah, kesal, atau kecewa. Namun itu tidak menghilangkan rasa sayang saya."


Kalau begitu, boleh jadi hal yang sama juga terjadi pada orang tuamu.


Mungkin mereka tidak pernah membencimu. Mungkin mereka juga tidak pernah benar-benar menjadikan salah satu anak sebagai anak kesayangan.

Sering kali yang terjadi dalam keluarga bukanlah kurangnya kasih sayang, melainkan miskomunikasi. Anak salah memahami orang tua, dan orang tua pun terkadang salah memahami anak.


Selama orang tua masih berusaha memenuhi hak-hak anak—memberikan rasa aman, rasa nyaman, membantu saat anak kesulitan, memenuhi kebutuhan, serta mendidiknya—maka itu adalah tanda bahwa mereka menyayangi anaknya.


Itulah jika kita melihatnya dari sudut pandang psikologi.


Namun jika kita melihatnya dari sudut pandang agama, bisa jadi yang terjadi adalah salah satu tipu daya setan: menanamkan perasaan bahwa kita tidak dicintai, sehingga kita salah memahami bahasa kasih sayang orang tua.


Sudah ya...


Hari ini kita juga sudah menjadi orang tua.


Bagaimana perasaanmu jika suatu hari anakmu berkata, "Ibu lebih sayang kakak daripada aku."


Pasti terasa sedih, bukan?


Padahal kita sudah berusaha berlaku adil. Kita berusaha mencintai semua anak. Walaupun adil bukan berarti selalu sama rata. Sebab setiap anak memiliki kebutuhan yang berbeda, dan setiap orang tua memberi sesuai kemampuan serta kebutuhan masing-masing anak.


Sudah ya...


Mari berikan yang terbaik untuk orang tua kita.


Masa muda, tenaga, dan kekuatan mereka telah habis untuk memperjuangkan hak-hak anak-anaknya. Hak untuk hidup, mendapatkan pengakuan, sandang, pangan, papan, rasa aman, pendidikan, dan begitu banyak hal lain yang mungkin sudah tidak lagi kita ingat satu per satu.


Untuk kamu yang sudah lama tidak mencium tangan orang tua, mulailah melakukannya kembali. Setidaknya setiap kali bertemu atau sebelum berpamitan.


Kalau kamu merasa tidak akan pernah mampu membalas air susu dan seluruh pengorbanan mereka, maka jangan pernah lelah mendoakan mereka, terutama setelah salatmu.


Sudah ya...


Lepaskan rasa kesalmu kepada orang tua.


Belajarlah berlapang dada. Berilah ruang di hatimu untuk menerima kekurangan mereka. Sebab mereka pun hanyalah manusia yang tidak luput dari salah.


Karena jika kita terus menghitung kekurangan orang tua, kita tidak akan pernah selesai.


Sudah ya...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Haid Tidak Teratur? Jangan tenang-tenang saja.

Saat seseorang mengalami haid yang tidak teratur, sering Kali diabaikan. Sedangkan Hal itu boleh jadi bisa menjadi indikasi ada kondisi tertentu dalam tubuh. Haid yang tidak teratur atau siklus haid yang tidak stabil dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Beberapa penyebab umumnya meliputi: 1.  Stres:    Stres dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh, termasuk hormon yang mengatur siklus menstruasi. Stres kronis atau tingkat stres yang tinggi dapat menyebabkan ketidakstabilan siklus haid. 2. Perubahan Berat Badan:    Perubahan berat badan yang drastis, baik penurunan berat badan yang signifikan maupun kenaikan berat badan yang cepat, dapat memengaruhi produksi hormon dan mengakibatkan siklus haid yang tidak teratur. 3. Aktivitas Fisik yang Berlebihan:    Olahraga intensitas tinggi atau aktivitas fisik yang berlebihan dapat mempengaruhi produksi hormon dan mengakibatkan ketidakstabilan siklus haid. 4. Gangguan Makan:    Gangguan makan...

5 Tips agar rumah terlihat rapih

Rapih tidak harus mahal, teorinya seperti itu ya kan bun? Tapi memang yang harus diutamakan adalah bersih. Rumah yang bersih akan nampak rapih. Nah ini adalah beberapa tips yang pernah saya dapatkan saat pelatihan ibu secara online. Yuk simak.  1. **Organisasi Barang-Barang: Atur barang-barang ke dalam tempat penyimpanan yang sesuai. Gunakan kotak penyimpanan, laci, atau rak untuk mengelompokkan barang-barang serupa. Ini membuat rumah terlihat lebih teratur. 2. **Membersihkan secara Rutin:** Tetapkan jadwal rutin untuk membersihkan rumah. Melibatkan seluruh keluarga dalam kebersihan rumah dapat membuat pekerjaan lebih ringan dan menciptakan lingkungan yang bersih. 3. **Reduksi Barang yang Tidak Diperlukan:** Lakukan evaluasi berkala terhadap barang-barang di rumah. Jika ada barang yang tidak lagi diperlukan atau digunakan, pertimbangkan untuk menyumbangkan atau membuangnya. Reduksi barang akan membuat ruang terasa lebih teratur. 4. **Penataan Meja dan Permukaan:** Hindari menumpuk ...

Membersihkan Miss V dengan Sabun Berbahaya??

Douching adalah praktik membersihkan atau membasuh area vagina dengan menggunakan cairan. Meskipun beberapa orang mungkin berpikir bahwa douching adalah cara membersihkan organ reproduksi wanita, praktik ini sebenarnya tidak disarankan oleh sebagian besar profesional kesehatan. Berikut adalah beberapa alasan: 1. Mengganggu Keseimbangan Bakteri : Douching dapat mengganggu keseimbangan bakteri alami dalam vagina. Bakteri baik membantu menjaga kesehatan vagina dan melawan infeksi. 2. Meningkatkan Risiko Infeksi : Douching dapat meningkatkan risiko infeksi vagina, termasuk infeksi bakteri dan ragi. Membersihkan vagina secara alami dengan air bersih sudah cukup. 3. Berpotensi Menyebabkan Irritasi : Penggunaan produk pembersih atau cairan khusus untuk douching dapat menyebabkan iritasi pada vagina dan jaringan di sekitarnya. 4. Tidak Diperlukan untuk Kebersihan : Vagina memiliki cara alami membersihkan diri. Dengan menjaga kebersihan tubuh secara keseluruhan, termasuk daerah genital eksterna...