Langsung ke konten utama

Agar Amarah terkendali di depan anak

Setiap orang pernah marah. Bahkan dalam islam, Rasulullah Saw mengajarkan bagaimana kita mengatasi kemarahan. Yaitu jika sedang berdiri kita diminta duduk, jika masih mau marah jugakita diminta berbaring, masih marah juga kita diminta berwudhu masih marah juga kita diminta solat.
Namun disisi lain tetaplah melakukan beberapa tips dibawah ini saat emosi Anda masih juga tak terkendali, apalagi jika emosi saat berhadapan dengan anak-anak. Berikut adalah beberapa tips agar tidak mudah marah pada anak:



1. Kenali emosi kita: Sadari kapan mulai merasa frustrasi atau marah, dan belajarlah untuk mengendalikannya sebelum emosi tersebut meledak.

2. Berkomunikasi dengan tenang: Cobalah untuk berbicara dengan anak Anda dengan suara yang tenang dan penuh pengertian, daripada langsung mengeluarkan kemarahan.

3. Beri contoh yang baik: Anak-anak belajar dari contoh yang diberikan oleh orang dewasa di sekitar mereka. Tunjukkan cara yang baik dalam menghadapi stres dan konflik.

4. Berikan batasan yang jelas: Tentukan aturan dan konsekuensi yang jelas untuk perilaku anak, sehingga mereka tahu apa yang diharapkan dari mereka.

5. Berikan ruang untuk ekspresi: Biarkan anak kita mengungkapkan perasaannya secara terbuka, dan dengarkan dengan penuh perhatian tanpa langsung menghakimi atau mengkritik.

6. Istirahat dan refleksi: Jika Anda merasa semakin frustrasi atau marah, ambil waktu untuk beristirahat sejenak dan mencari cara untuk menenangkan diri sebelum melanjutkan interaksi dengan anak.

7. Cari dukungan: Jangan ragu untuk mencari bantuan dari pasangan, keluarga, atau teman jika Anda merasa kesulitan mengendalikan emosi Anda.

8. Perbanyak istigfar : tarik nafas perlahan Dan perbanyak istigfar bisa menjadi cara disaat rileksasi itu berjalan.

Penting sekali untuk diingat bahwa menjadi orang tua adalah proses belajar yang terus menerus, dan tidak ada yang sempurna. Yang penting adalah berusaha untuk menjadi lebih baik setiap hari. Dan saya pun masih terus belajar sampai detik ini. 


Ratri priyandewi
Marelan, Medan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips membersihkan kulkas

Kulkas menjadi barang yang hampir setiap rumah memiliki nya. Yuk kita simak cara membersihkan kulkas.  1. Matikan dan Kosongkan Kulkas : Sebelum membersihkan kulkas, matikan listriknya dan kosongkan semua barang di dalamnya. Letakkan makanan yang dapat cepat rusak di dalam kotak es atau wadah pendingin sementara Anda membersihkan kulkas. 2. Lepaskan Rak dan Laci : Bongkar rak dan laci dari kulkas agar lebih mudah membersihkan setiap sudutnya. Bersihkan rak dan laci secara terpisah dengan menggunakan sabun lembut dan air hangat. 3. Gunakan Campuran Air dan cuka : Campurkan air hangat dengan cuka putih dalam wadah semprot. Semprotkan campuran ini ke dalam kulkas untuk membersihkan permukaan dalamnya. Cuka adalah pembersih alami yang efektif dan membantu menghilangkan bau yang tidak diinginkan. Kalau saya memilih menggunakan sejenis sabun cuci piring yang aman untuk mencuci sayuran. 4. Lap dengan Kain Bersih : Gunakan kain bersih dan lembut untuk membersihkan setiap bagian dalam kulka...

Membersihkan Miss V dengan Sabun Berbahaya??

Douching adalah praktik membersihkan atau membasuh area vagina dengan menggunakan cairan. Meskipun beberapa orang mungkin berpikir bahwa douching adalah cara membersihkan organ reproduksi wanita, praktik ini sebenarnya tidak disarankan oleh sebagian besar profesional kesehatan. Berikut adalah beberapa alasan: 1. Mengganggu Keseimbangan Bakteri : Douching dapat mengganggu keseimbangan bakteri alami dalam vagina. Bakteri baik membantu menjaga kesehatan vagina dan melawan infeksi. 2. Meningkatkan Risiko Infeksi : Douching dapat meningkatkan risiko infeksi vagina, termasuk infeksi bakteri dan ragi. Membersihkan vagina secara alami dengan air bersih sudah cukup. 3. Berpotensi Menyebabkan Irritasi : Penggunaan produk pembersih atau cairan khusus untuk douching dapat menyebabkan iritasi pada vagina dan jaringan di sekitarnya. 4. Tidak Diperlukan untuk Kebersihan : Vagina memiliki cara alami membersihkan diri. Dengan menjaga kebersihan tubuh secara keseluruhan, termasuk daerah genital eksterna...

Memahami Sikap Mertua Ketika Satu Atap

Memahami sikap mertua ketika tinggal dalam rumah yang sama memerlukan rasa saling pengertian, komunikasi terbuka, dan kesediaan untuk beradaptasi. Berikut adalah beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan: 1. Hormati Batasan dan Privasi:    Penting untuk menghormati batasan dan privasi masing-masing anggota keluarga, termasuk mertua. Pastikan ada ruang pribadi untuk setiap individu dan komunikasikan secara jelas tentang batasan yang diinginkan. 2. Komunikasi Terbuka:    Membangun saling pengertian melalui komunikasi terbuka sangat penting. Dengan berbicara secara jujur ​​tentang harapan, kebutuhan, dan kekhawatiran, dapat membantu menghindari konflik yang mungkin timbul. 3. Berpartisipasi dalam Tanggung Jawab Rumah Tangga:    Kolaborasi dalam tanggung jawab rumah tangga dapat memperkuat hubungan. Mertua dapat merasa dihargai dan terlibat lebih aktif jika mereka juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan rumah tangga. 4. Jalin Hubungan Baik dengan Anak:   ...