Langsung ke konten utama

Anak-anak: Worksheet Menulis Buku Pertama ku

 Setelah saya mengetahui semakin banyak tentang manfaat menulis, saya sebagai ibu semakin bersemangat untuk menumbuhkan kemampuan menulis pada anak-anak di rumah. Apakah saya memaksakan anak-anak saya menjadi menulis ? Tentu saja saya tidak mau seperti itu. Sama seperti hal nya membaca, bukan berarti saat saya memberikan banyak ruang dan kesempatan mereka untuk membaca banyak buku saya memaksa mereka menjadi anak pintar kutu buku. 

Bagi saya membaca adalah kebiasaan baik. Sama halnya menggosok gigi sebelum tidur atau sesudah makan. Atau kebiasaan mencuci tangan sebelum makan. Atau kebiasaan memakan buah, sayur, madu dan makanan sehat lainnya. membaca buku bisa jadi suatu kebiasaan baik untuk menandingi kebiasaan memegang gadget khususnya pada anak-anak.

Lalu, suatu ketika saya berkata pada mereka " bagus ya buku-buku nya? Kakak Abang mau buat buku seperti ini?". 

Saat mereka menjawab dengan antusias, "kakak bisa buat cerita sendiri?" Dll.

Maka, saatnya saya membuat langkah selanjutnya. Yaitu membuatkan worksheet buku pertama untuk mereka.

Semoga Allah mudahkan ya nak. 😊 ini baru awalan. Nikmati saja setiap proses nya.

Worksheet pertama fathia

Ayah bunda hanya bisa seoptimal mungkin mengenalkan, mengarahkan kepada kemampuan (Skill) yang bermanfaat untuk anak-anak ayah bunda melanjutkan kehidupan nanti saat kalian dewasa.

Kemarin kakak juga ajak adiknya faqih untuk menulis worksheet pertama nya.


Worksheet pertama Faqih

Dalam pembuatan sebuah buku anak, worksheet adalah baru tahap awal, masih banyak tahap yg harus dilengkapi. 

Bismillah..

Doakan sampai jadi ya cetak. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips membersihkan kulkas

Kulkas menjadi barang yang hampir setiap rumah memiliki nya. Yuk kita simak cara membersihkan kulkas.  1. Matikan dan Kosongkan Kulkas : Sebelum membersihkan kulkas, matikan listriknya dan kosongkan semua barang di dalamnya. Letakkan makanan yang dapat cepat rusak di dalam kotak es atau wadah pendingin sementara Anda membersihkan kulkas. 2. Lepaskan Rak dan Laci : Bongkar rak dan laci dari kulkas agar lebih mudah membersihkan setiap sudutnya. Bersihkan rak dan laci secara terpisah dengan menggunakan sabun lembut dan air hangat. 3. Gunakan Campuran Air dan cuka : Campurkan air hangat dengan cuka putih dalam wadah semprot. Semprotkan campuran ini ke dalam kulkas untuk membersihkan permukaan dalamnya. Cuka adalah pembersih alami yang efektif dan membantu menghilangkan bau yang tidak diinginkan. Kalau saya memilih menggunakan sejenis sabun cuci piring yang aman untuk mencuci sayuran. 4. Lap dengan Kain Bersih : Gunakan kain bersih dan lembut untuk membersihkan setiap bagian dalam kulka...

Membersihkan Miss V dengan Sabun Berbahaya??

Douching adalah praktik membersihkan atau membasuh area vagina dengan menggunakan cairan. Meskipun beberapa orang mungkin berpikir bahwa douching adalah cara membersihkan organ reproduksi wanita, praktik ini sebenarnya tidak disarankan oleh sebagian besar profesional kesehatan. Berikut adalah beberapa alasan: 1. Mengganggu Keseimbangan Bakteri : Douching dapat mengganggu keseimbangan bakteri alami dalam vagina. Bakteri baik membantu menjaga kesehatan vagina dan melawan infeksi. 2. Meningkatkan Risiko Infeksi : Douching dapat meningkatkan risiko infeksi vagina, termasuk infeksi bakteri dan ragi. Membersihkan vagina secara alami dengan air bersih sudah cukup. 3. Berpotensi Menyebabkan Irritasi : Penggunaan produk pembersih atau cairan khusus untuk douching dapat menyebabkan iritasi pada vagina dan jaringan di sekitarnya. 4. Tidak Diperlukan untuk Kebersihan : Vagina memiliki cara alami membersihkan diri. Dengan menjaga kebersihan tubuh secara keseluruhan, termasuk daerah genital eksterna...

Memahami Sikap Mertua Ketika Satu Atap

Memahami sikap mertua ketika tinggal dalam rumah yang sama memerlukan rasa saling pengertian, komunikasi terbuka, dan kesediaan untuk beradaptasi. Berikut adalah beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan: 1. Hormati Batasan dan Privasi:    Penting untuk menghormati batasan dan privasi masing-masing anggota keluarga, termasuk mertua. Pastikan ada ruang pribadi untuk setiap individu dan komunikasikan secara jelas tentang batasan yang diinginkan. 2. Komunikasi Terbuka:    Membangun saling pengertian melalui komunikasi terbuka sangat penting. Dengan berbicara secara jujur ​​tentang harapan, kebutuhan, dan kekhawatiran, dapat membantu menghindari konflik yang mungkin timbul. 3. Berpartisipasi dalam Tanggung Jawab Rumah Tangga:    Kolaborasi dalam tanggung jawab rumah tangga dapat memperkuat hubungan. Mertua dapat merasa dihargai dan terlibat lebih aktif jika mereka juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan rumah tangga. 4. Jalin Hubungan Baik dengan Anak:   ...