Semua manusia itu istimewa

Tidak ada orang biasa

Setiap orang atau manusia adalah istimewa. Karena manusia terlahir karena inti selnya telah berhasil melalui perjuangan yang sangat luar biasa. Jutaan sel nuftah yang berlomba menuju sel telur, dan hanya satu sel nuftah yang menjadi pemenangnya. Dan sel nuftah itu masuk dalam sel telur lalu bertranformasi menjadi diri manusia yang sekarang ini.

Semua manusia itu istimewa

Bahkan saat manusia tidur saja, begitu banyak kejadian istimewa dalam dirinya. Bola matanya tidak kering, padahal tidak ada yang membuatnya selalu basah. Aliran darah terus berjalan membawa oksigen ke seluruh organ tubuh, kulit terkelupas sedikit demi sedikit tak terlihat, jantung berdetak memompakan darah keseluruhan tubuh, paru-paru terus mengambil oksigen dalam darah dan mengeluarkan karbondioksida.

Banyak keistimewaan lain lagi yang sangat mungkin kita tidak mengetahuinya saat ini.

Terlalu Mewah untuk menjadi Biasa

Manusia terlalu mewah untuk menjadi biasa. Bisa dibayangkan, jika kita punya uang 10 T, lalu disimpan saja di rumah. Padahal rumah yang dihuni atapnya sudah banyak yang bocor, makanan yang dimakan setiap hari tidak bergizi, anak-anaknya tidak sekolah. Bisa disebut apa manusia tersebut?

Apalagi ini, Allah sudah kasih modal akal yang sehat dan cerdas, organ tubuh yang luar biasa baik. Perintah nya itu satu menjadi manusia yang beriman dan bertakwa. Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat.

Profesi Bukan Tolak Ukur 

Jika ada yang berpendapat bahwa menjadi istimewa itu hanya dengan menjadi profesi tertentu. Itu hal yang salah besar. Apalagi jika pendapatan nya jika orang hebat itu yang berpendidikan tinggi. 

Pendidikan dan profesi adalah salah satu jalan untuk menjadi manusia yang bermanfaat, dan seharusnya semakin tinggi ilmunya semakin beriman dan bertakwa pada Allah. Karena semakin banyak nikmat yang dirasakannya, semakin banyak tantangan yang dengan kemudahan dari Allah bisa dilewatinya. 

Tidak akan jadi biasa jika ia beriman dan bertakwa

Masih ingat kisah Bilal bin Rabah? Seorang budak, tidak punya harta berlimpah, tidak berpendidikan tinggi, berkulit hitam. Tapi saat ia beriman dan bertakwa, maka hal yang luar biasa terjadi padanya. Ia menjadi seorang Muazin pertama, ditunjuk langsung oleh manusia paling mulia dimuka bumi saat itu (Rasulullah Saw). Namanya terus disebut dalam sejarah sampai detik ini.

Jika hari ini ada seorang yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, lalu ia melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi keluarga dan orang banyak disekitar nya. Maka, ia bukanlah orang biasa.

Jadilah Dirimu Sendiri, Bahagia-lah!

Berbahagialah dengan apa yang sudah Allah kasih pada diri mu. Jika, kamu bahagia jika membuat cerita, maka kelak jadilah bermanfaat dengan membuat cerita. jika, kamu bahagia dengan berkreasi maka jadilah bermanfaat kelak dengan berkreasi.

Walaupun tidak kamu sebut dirimu dengan sebuah profesi, orang lain yang akan memberikan sebutan itu. 

Profesi itu bisa banyak di zaman ini

Era teknologi informasi saat ini, seseorang bisa memiliki banyak kegiatan. Seorang dokter sekaligus menjadi seorang dosen, menjadi seorang content creator.

Seorang guru, menjadi seorang pedagang, dan content creator. Bahkan seorang pejabat negara, bisa juga menjadi pengusaha, dosen, content creator. Dll 

Milikilah banyak profesi! Karena hari ini memang era nya. Profesi itu membuka -pintu-pintu rejeki.


....

Tulisan ini terinspirasi dari anak-anak kami. Fathia, faqih & arifa

By Ratri Priyandewi 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips membersihkan kulkas

Membersihkan Miss V dengan Sabun Berbahaya??

Memahami Sikap Mertua Ketika Satu Atap