Langsung ke konten utama

lingkaran kebiasaan menurut Charles Dunhigg

Salah satu kunci dari proses memperbaiki diri adalah dengan memperbaiki lingkaran kebiasaan, mengurangi kebiasaan buruk Dan bertahap menggantinya dengan kebiasaan atau rutinitas yang baik. 

Ilustrasi tentang habits


Charles Duhigg dalam bukunya "The Power of Habit" mengidentifikasi tiga komponen utama yang mendasari pola kebiasaan:

1. Cue (Pemicu): Ini adalah faktor yang memicu dimulainya kebiasaan. Pemicu bisa berupa rangsangan eksternal, seperti lokasi atau waktu tertentu, atau bisa berupa perasaan internal, seperti stres atau kebosanan. Misal : biasanya seseorang yang punya kebiasaam menonton berjam-jam akan melakukan tindakan itu karena bosan, stress, butuh refreshing. Maka, jika kita sudah mengetahui faktor cue (pemicu) nya kita bisa mencari pengganti kegiatan yang lebih produktif lagi. 

2. Routine (Rutinitas): Ini adalah perilaku atau tindakan yang terjadi sebagai respons terhadap pemicu. Rutinitas adalah bagian yang terlihat dari kebiasaan, dan ini adalah apa yang ingin kita ubah atau tingkatkan. Seperti diatas misalnya, mengganti kegiatan dengan passion kita. 

3. Reward (Hadiah): Ini adalah keuntungan atau kenikmatan yang diperoleh dari menjalankan rutinitas. Hadiah ini memberikan perasaan positif setelah mengeksekusi kebiasaan tersebut, dan ini membuat otak kita ingin mengulangi pola kebiasaan tersebut. Keuntungan tidak hanya tentang uang tapi bisa juga rasa Bahagia.

Duhigg mengklaim bahwa dengan memahami komponen-komponen ini, kita dapat mengubah atau menggantikan kebiasaan kita dengan membekali diri dengan pemicu yang lebih sehat, rutinitas yang lebih baik, dan hadiah yang memuaskan. Bagaimana menurut kamu?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membersihkan Miss V dengan Sabun Berbahaya??

Douching adalah praktik membersihkan atau membasuh area vagina dengan menggunakan cairan. Meskipun beberapa orang mungkin berpikir bahwa douching adalah cara membersihkan organ reproduksi wanita, praktik ini sebenarnya tidak disarankan oleh sebagian besar profesional kesehatan. Berikut adalah beberapa alasan: 1. Mengganggu Keseimbangan Bakteri : Douching dapat mengganggu keseimbangan bakteri alami dalam vagina. Bakteri baik membantu menjaga kesehatan vagina dan melawan infeksi. 2. Meningkatkan Risiko Infeksi : Douching dapat meningkatkan risiko infeksi vagina, termasuk infeksi bakteri dan ragi. Membersihkan vagina secara alami dengan air bersih sudah cukup. 3. Berpotensi Menyebabkan Irritasi : Penggunaan produk pembersih atau cairan khusus untuk douching dapat menyebabkan iritasi pada vagina dan jaringan di sekitarnya. 4. Tidak Diperlukan untuk Kebersihan : Vagina memiliki cara alami membersihkan diri. Dengan menjaga kebersihan tubuh secara keseluruhan, termasuk daerah genital eksterna...

Tips membersihkan kulkas

Kulkas menjadi barang yang hampir setiap rumah memiliki nya. Yuk kita simak cara membersihkan kulkas.  1. Matikan dan Kosongkan Kulkas : Sebelum membersihkan kulkas, matikan listriknya dan kosongkan semua barang di dalamnya. Letakkan makanan yang dapat cepat rusak di dalam kotak es atau wadah pendingin sementara Anda membersihkan kulkas. 2. Lepaskan Rak dan Laci : Bongkar rak dan laci dari kulkas agar lebih mudah membersihkan setiap sudutnya. Bersihkan rak dan laci secara terpisah dengan menggunakan sabun lembut dan air hangat. 3. Gunakan Campuran Air dan cuka : Campurkan air hangat dengan cuka putih dalam wadah semprot. Semprotkan campuran ini ke dalam kulkas untuk membersihkan permukaan dalamnya. Cuka adalah pembersih alami yang efektif dan membantu menghilangkan bau yang tidak diinginkan. Kalau saya memilih menggunakan sejenis sabun cuci piring yang aman untuk mencuci sayuran. 4. Lap dengan Kain Bersih : Gunakan kain bersih dan lembut untuk membersihkan setiap bagian dalam kulka...

Haid Tidak Teratur? Jangan tenang-tenang saja.

Saat seseorang mengalami haid yang tidak teratur, sering Kali diabaikan. Sedangkan Hal itu boleh jadi bisa menjadi indikasi ada kondisi tertentu dalam tubuh. Haid yang tidak teratur atau siklus haid yang tidak stabil dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Beberapa penyebab umumnya meliputi: 1.  Stres:    Stres dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh, termasuk hormon yang mengatur siklus menstruasi. Stres kronis atau tingkat stres yang tinggi dapat menyebabkan ketidakstabilan siklus haid. 2. Perubahan Berat Badan:    Perubahan berat badan yang drastis, baik penurunan berat badan yang signifikan maupun kenaikan berat badan yang cepat, dapat memengaruhi produksi hormon dan mengakibatkan siklus haid yang tidak teratur. 3. Aktivitas Fisik yang Berlebihan:    Olahraga intensitas tinggi atau aktivitas fisik yang berlebihan dapat mempengaruhi produksi hormon dan mengakibatkan ketidakstabilan siklus haid. 4. Gangguan Makan:    Gangguan makan...