Langsung ke konten utama

Postingan

Untuk Kamu yang Tidak Merasa Menjadi Anak Kesayangan

Untuk kamu yang tidak pernah merasa menjadi anak kesayangan. Kalau hari ini kamu sudah menjadi orang tua, cobalah duduk sejenak. Pandangilah anak-anakmu. Apakah ada satu anak yang begitu kamu sayangi, lalu ada anak lain yang benar-benar kamu benci? Kalau jawabanmu "iya", tanyakan kembali pada dirimu, mengapa? Jika jawabannya karena sikap atau perilaku anak tersebut, coba ingat kembali masa kecilmu. Bukankah dulu kamu juga pernah nakal? Pernah membangkang? Pernah membuat orang tuamu kecewa? Lalu, apakah karena kenakalanmu mereka berhenti menjadi orang tua? Apakah mereka tidak lagi memberimu makan, pakaian, tempat tinggal, atau pendidikan? Apakah mereka tidak lagi berusaha memenuhi kebutuhanmu? Sekarang, coba kembali bertanya pada dirimu sendiri. Kalau jawabanmu adalah, "Tidak. Saya tetap menyayangi anak saya. Walaupun ia tidak sesuai dengan harapan saya, saya tetap mencintainya. Memang sebagai manusia saya bisa marah, kesal, atau kecewa. Namun itu tidak menghilangkan rasa...

Jangan Biarkan Insecure Menguasai Hidupmu

Pernah merasa minder saat melihat teman lebih cantik, lebih pintar, lebih populer, atau lebih sukses? Pernah berpikir, "Kenapa aku tidak bisa seperti mereka?" Kalau pernah, tenang. Kamu tidak sendirian. Hampir semua orang pernah merasa insecure . Perasaan ini muncul ketika kita merasa diri kurang baik dibandingkan orang lain. Masalahnya bukan karena kita pernah merasa insecure, tetapi ketika kita membiarkan perasaan itu mengendalikan cara kita melihat diri sendiri. Kenapa Kita Mudah Insecure? Di era digital, kita bisa melihat kehidupan orang lain hanya lewat layar ponsel. Setiap hari kita disuguhi foto yang indah, prestasi yang membanggakan, tubuh yang dianggap ideal, dan kehidupan yang tampak sempurna. Tanpa sadar, kita mulai membandingkan "kehidupan asli" kita dengan "cuplikan terbaik" kehidupan orang lain. Padahal, media sosial hanya menampilkan sebagian kecil dari kehidupan seseorang. Kita melihat senyumnya, tetapi tidak melihat perjuangannya. Kita mel...

Semua manusia itu istimewa

Tidak ada orang biasa Setiap orang atau manusia adalah istimewa. Karena manusia terlahir karena inti selnya telah berhasil melalui perjuangan yang sangat luar biasa. Jutaan sel nuftah yang berlomba menuju sel telur, dan hanya satu sel nuftah yang menjadi pemenangnya. Dan sel nuftah itu masuk dalam sel telur lalu bertranformasi menjadi diri manusia yang sekarang ini. Semua manusia itu istimewa .  Bahkan saat manusia tidur saja, begitu banyak kejadian istimewa dalam dirinya. Bola matanya tidak kering, padahal tidak ada yang membuatnya selalu basah. Aliran darah terus berjalan membawa oksigen ke seluruh organ tubuh, kulit terkelupas sedikit demi sedikit tak terlihat, jantung berdetak memompakan darah keseluruhan tubuh, paru-paru terus mengambil oksigen dalam darah dan mengeluarkan karbondioksida. Banyak keistimewaan lain lagi yang sangat mungkin kita tidak mengetahuinya saat ini. Terlalu Mewah untuk menjadi Biasa Manusia terlalu mewah untuk menjadi biasa. Bisa dibayangkan, jika kita p...

Anak dan Tanggung Jawab Orang tua

  Anak dan Tanggung Jawab Orang tua Hikmah dibalik amana anak yang Allah berikan By ratri Priyandewi Jun 5, 2026 The gallery wall. Photo credit: Person Kebahagiaan vs Beban Sejatinya dalam konteks apapun, setiap nikmat itu ada tanggung jawab yang menyertainya. Misalkan saja, saat Allah memberikan nikmat rumah, baik itu rumah pribadi ataupun rumah kontrak, kita tetap memiliki tanggung jawab untuk merawatnya. Bedanya, jika rumah pribadi kita memiliki tanggung jawab untuk mengurus surat-surat dan perpajakannya, rumah kontrakan ada kewajiban membayarnya setiap bulan ataupun tahunan.  Begitu juga saat sepasang suami istri, Allah berikan amanah seorang anak. Saat bayi mungil itu hadir ke dunia, maka ada rasa bahagia yang tidak terkira hadir dalam diri suami istri tersebut. Setiap senyuman si bayi yang begitu polos dan lucu seringkali membuat setiap lelah orang tuanya hilang seketika. Rumah yang tadinya sunyi berubah menjadi lebih hidup karena tangisan dan tawanya.  Dan semua i...

Resume Mentoring Young Camp

Resume Mentoring Young Camp Resume Kegiatan Mentoring Young Camp Pertemuan Pertama — Membangun Fondasi Ukhuwah Ahad, 10 Mei 2026 Ka Malique (Abdul Malik) ✦ 01 Kegiatan Perdana AKTIVITAS UTAMA Pertemuan pertama dimulai dengan sesi penamaan kelompok mentoring . Sediakan media menggambar — karton dan spidol — lalu ajak peserta menggambarkan simbol nama grup mereka sendiri. Minta mereka jelaskan filosofi di balik simbol tersebut, dan ciptakan yel-yel kelompok bersama-sama. Nama yang dipilih harus: mudah diingat, menarik, dan memiliki makna filosofis yang dirasakan sendiri oleh mereka. Kreativitas Ta'aruf Identitas Kelompok ✦ 02 Prinsip-Prinsip Mentoring PRINSIP 01 Fokus pada pembentukan (boarding), bukan nasihat. Mereka masih level 0. Tahan lisan untuk menasehati — nasihat disampaikan hany...

10 Cara Mendapatkan malam Lailatul Qadar

  Design by Canva 🌙 Cara Mendapatkan Lailatul Qadr Disampaikan oleh: Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri حفظه الله Lailatul Qadr adalah malam yang lebih baik daripada seribu bulan — malam penuh ampunan, rahmat, dan keberkahan. Rasulullah ﷺ mencontohkan kesungguhan luar biasa pada sepuluh malam terakhir Ramadhan untuk meraihnya. Maka, siapa pun yang ingin mendapatkan kemuliaan malam ini perlu mempersiapkan diri dengan ibadah terbaik. Berikut amalan-amalan yang dianjurkan: ✨ 1. Menjaga Sholat Lima Waktu Berjamaah 🤲 Sholat wajib adalah fondasi utama agama. Menjaga sholat berjamaah, khususnya Isya dan Subuh, termasuk sebab seseorang mendapatkan pahala seperti menghidupkan malam. 📖 (HR. Muslim) ✨ 2. Sholat Tarawih Berjamaah Hingga Imam Selesai  Siapa yang mengikuti sholat malam bersama imam sampai selesai, dicatat baginya pahala seperti sholat semalam penuh. 📖 (HR. Tirmidzi) ✨ 3. Memperbanyak Bacaan Al-Qur’an 📖 Dianjurkan membaca Al-Qur’an sebanyak mungkin. Minimal 100 ayat dalam sat...
 Membaca salah satu status pak Cahyadi jadi ingat sebuah buku yang pernah saya baca. Salah satu judul sub bab nya tentang, bosan. Sebuah situasi yg dalam pikiran sebelum nya adalah sesuatu yg harus di musnahkan. "Membunuh kebosanan" ya.. sering kali narasi seperti itu terlihat pada iklan-iklan atau tulisan- tulisan.. . Tapi, ada sisi lain yg diberikan pada tulisan di buku itu tentang bosan. Bagaimana seharusnya kita memanfaatkan momen bosan itu menjadi momen memiliki diri sendiri. Dimana saat kita sibuk dengan pekerjaan, berbagai macam tugas atau membuka gadget bahkan saat makan dan ke kamar mandi. hidup kita, waktu kita, pikiran kita terpakai untuk mengerjakan dan menjalani semua itu. Sampai saat ada momen mati lampu, batre hp habis atau hp ketinggalan. Tiba-tiba "daaagk". Dunia serasa hampa, bingung melanda, otak yg biasanya terus bekerja karena dikirim banyak informasi kali ini ia mencari "apa yg bisa dikerjakan".  . Mereka yg tak terlatih dan tak pan...

Kembali Mengingat Tujuan Hidup

 Dalam Islam, tujuan hidup sudah jelas: “Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku” (QS. Adz-Dzariyat: 56). Artinya, segala aktivitas kita pada hakikatnya harus bermuara pada ibadah kepada Allah. Namun dalam perjalanan hidup, kita sering diuji. Saat kesulitan datang, kita diperintahkan untuk meminta tolong kepada Allah. Sebab, manusia tidak memiliki kapasitas mutlak untuk menyelesaikan masalah tanpa pertolongan-Nya. Kalaupun sebuah masalah terlihat terselesaikan tanpa kita berdoa, itu tetap terjadi karena sebab-akibat dunia yang Allah izinkan dan karena rahmat serta kasih sayang-Nya, meski kita lalai memohon. 🌍 Lalu, bagaimana dengan orang yang tidak beriman tetapi hidupnya tampak mudah? Riwayat-riwayat mengisyaratkan bahwa hal itu bisa jadi: 1. Peluang untuk berpikir dan mendapat hidayah. Kemudahan yang diberikan bisa menjadi tanda kasih sayang, jika ia mau merenung dan mencari kebenaran. 2. Istidraj — jebakan kenikmatan dunia. Jika ia terlena, ...

Fokus

  Mendengar yang tidak dikatakan, melihat apa yang tidak dilihat orang lain. Saya pernah mendengar pengalaman seseorang aktivis literasi yang aktif bergerak di pedalaman, ia menceritakan pengalamannya saat berada di luar negeri dan diminta bekerja untuk sebuah perusahaan properti. Menariknya, mereka tidak mengenal satu sama lain. Bahkan sampai pertemuan kesekian saat itu ia menanyakan mengapa harus ia yang dipilih padahal ia tidak melamar ke perusahaan tersebut. Mengesankan bagi saya adalah jawaban salah satu karyawan perusahaan tersebut, ia mengataka, “kami membutuhkan orang yang bisa melihat apa yang tidak kami lihat”, katanya. Tidak lama dari itu saya membaca sub bab pada buku esensialisme Oleh Greg McKeown. Pada halaman 101 ada bahasan yang serupa dengan itu. Ada kalimat, mendengar apa yang tidak dikatakan. Awalnya ini membuat saya bertanya-tanya apa maksudnya. Namun, sepertinya saya pernah mengalami hal tersebut. Mendengar apa yang tidak diucapkan, hal itu terjadi ketika pen...

Doa seorang Ibu

Pengaruh ibadah seorang ibu pada anak-anaknya Pernah mendengar kalimat ini, “Mendidik seorang anak laki-laki adalah mendidik satu individu. Tapi mendidik seorang perempuan adalah mendidik seluruh umat.” Ini adalah kata-kata dari Imam Syafi'i Bagaimana bisa begitu pentingnya kedudukan seorang perempuan bagi umat Islam bahkan untuk kehidupan masyarakat dunia. Kita bisa menelaah dari sisi ilmiahnya, bahwasanya Allah SWT telah mengamanatkan rahim pada seorang perempuan. Yang dari rahimnya akan tumbuh dan berkembang sesosok manusia yang kelak akan mempunyai pengaruh bagi kehidupan masyarakat dunia. Baik itu berpengaruh baik atau sebaliknya. Perempuan yang disebut Darah ibu itu mengalir pada manusia tersebut. Bayangkan jika seorang perempuan melahirkan 4 orang anak, maka darah perempuan tersebut mengalir di ke empat anaknya pada kehidupan pertama mereka. Susunan DNA dan berbagai kebiasaan seorang perempuan itu terbentuk pada 4 manusia lainnya. Kalau ditinjau dari sisi sosial, dari mul...

Terlanjur

  Jangan Lakukan sesuatu karena sudah terlanjur Dalam istilah psikologi ada yang namanya sunk-cost bias atau biaya hangus. Yaitu suatu kecenderungan untuk terus menginvestasikan waktu, uang, atau energi kepada sesuatu yang kita tau akan rugi (tidak mendapatkan keuntungan), hanya karena kita menganggap karena itu tidak dapat kembali. Dalam suatu pernikahan misalnya, terjadi KDRT (kekerasan dalam rumah tangga), suami terhadap istri. Lalu, istri bertahan hanya karena sudah berumur bertahun-tahun menikah, ia merasa sayang jika tidak dilanjutkan.  Ia melanjutkan tanpa memperbaiki komunikasi, tanpa mengusahakan hal-hal lainnya, jikapun sudah melakukan semua upaya, suami tidak ada perubahan, tidak memberikan kebahagiaan apapun untuk istrinya. Maka yang sedang dilakukan istri tersebut adalah sebuah kecenderungan dalam psikologi yang disebut sunk-cost bias. Istrinya mungkin berpikir waktu bertahun-tahun bersama, tenaga, pikiran yg sudah dicurahkan untuk rumah tangga gak akan bisa kemb...

AI dan Internet

  Dampak Teknologi Masih ingat akan berita-berita yang menceritakan anak-anak setelah mengenal internet banyak yang tidak lagi main denga mainan tradisional, mereka beralih menjadi pemain game online. Masih segar ditelinga curahan hati para guru dan orang tua tentang sulitnya mengontrol penggunaan gadget pada anak. Masih terus dikeluhkan para guru kalau anak-anak murid semakin lama semakin tidak terkendali. Dan salah satu faktor utamanya adalah dampak dari perkembangan teknologi informasi yang luar biasa cepat. Belum selesai kami mengedukasi masyarakat tentang penggunaan gadget dan internet, kali ini masyarakat akan dihadapkan lagi dengan AI. Etika menggunakan teknologi seharusnya memang digaungkan terus oleh pemerintah. Baik itu melalui media massa, situs resmi sampai menggerakkan influencer di media sosial. Karena hakikatnya teknologi tanpa Etika atau penggunaan yang bijak ia hanya akan menghasilkan ringkasan, sumber daya manusia kita akan semakin mundur, fatalnya adalah ketaha...

Tak Sempurna

  Jangan benci ketidaksempurnaan Kita semua tau kalau semua yang terlihat didepan mata, yang kita rasa, yang terlihat baik semuanya berawal dari ketidaksempurnaan. Seorang penulis hebat dulunya ia seorang anak kecil yang tidak bisa membaca tulis. Seorang pemimpin cerdas berwibawa, dulunya ia adalah seorang anak kecil yang tidak bisa menggambar garis lurus. Seorang ulama besar yang alim, dulunya adalah seorang anak kecil yang tak bisa mengeja huruf Hijaiyah. Semua terlihat sempurna karena berhasil melalui proses panjang untuk terlihat sempurna. Pada kenyataannya tidak ada yang sempurna, yang ada hanya tampak sempurna. “Hidupnya tampak sempurna dengan kelahiran seorang anak yang cantik”, begitu ucapan seorang pada sepasang suami istri yang telah diberikan keturunan beberapa kali anak laki-laki, dan ia sangat menginginkan anak perempuan.

Lelah

Sebaik-baiknya lelah Lelah adalah suatu keniscayaan dalam kehidupan. Tidak ada orang yang tidak pernah merasakan lelah. Sekalipun ia melakukan hal yang menyenangkannya. Sekalipun ia tidur seharian dirumahnya. Lelah kerapkali disandingkan dengan bosan. Padahal tidaklah sama antara lelah dan bosan. Lelah kita rasakan jika kita sudah melakukan kegiatan dalam waktu lama hingga membuat tubuh kita merasa lelah kehabisan energi. Sedangkan rasa bosan terjadi karena kurangnya motivasi dalam melakukan sesuatu hal. Saat lelah kita sudah melakukan kegiatan dengan usaha dan kerja keras. Maka, jika lelah itu datang obatnya hanya istirahat sejenak bukan mundur ataupun meninggalkan kegiatan tersebut. Jika itu berupa kegiatan rutinitas maka kita bisa membuat jadwal yang tepat untuk mengelola rasa lelah. Dan sebaik-baiknya lelah adalah lelah dalam kebaikan, lelah mencari keridhoan Allah. Karena lelah adalah suatu keniscayaan dan alamiah, maka hendaknya kita memilih sesuatu yang akan membuat kita lelah...

Kenal

  Mengenal diri sendiri Tidak setiap manusia mampu menyelami dirinya sendiri, entah karena ia tidak punya waktu untuk melakukan atau ia tidak pernah tahu kalau mengenal dirinya sendiri itu sangatlah penting. Penting untuk mengetahui potensi yang Allah berikan, penting untuk mengetahui kekurangan diri agar tak mudah kita terperosok pada kesalahannya yang sama. Penting untuk mengetahui cara apa dan bagaimana kita menjalani kehidupan ini dengan bahagia. Karena pada hakikatnya saat kita bisa menjalani kehidupan ini sesuai dengan potensi yang kita miliki sama artinya kita menjalani kehidupan dengan fitrahnya akal kita, fitrahnya kecerdasan diri kita. Siapapun yang menjalani kehidupan dengan apa yang sesuai dengan kemampuannya akan merasa nyaman menjalankannya.  Ada yang mengatakan hal yang paling menyenangkan adalah bisa bekerja, mendapatkan penghasilan dengan hobi atau kesenangan diri kita. Hal itu mencerminkan betapa kita harus mengenal diri kita terlebih dahulu, mengenal kemamp...

Waktu

Memanfaatkan waktu Waktu adalah sumber daya yang sangat terbatas, karena satu detik yang sudah lewat tidaklah bisa dikembalikan lagi. Satu menit yang sudah berlalu mustahil akan kembali lagi. Karenanya lah, waktu disebut sumber daya yang sangat terbatas. Akan tetapi setiap manusia diberikan waktu yang sama dalam satu hari yaitu 24 jam. Tidak ada satu pun manusia yang dapat membeli waktu. Tidak ada satu manusia pun yang dapat menambahkan atau mengurangi waktu yang Allah sudah amanahkan pada nya. Waktu, adalah kesempatan manusia untuk mencapai tujuan hidupnya. Tidak ada yang berbeda yang Allah berikan. Namun demikian, mengapa ada yang mampu menggapai sesuatu yang luar biasa dalam hidupnya, ada yang biasa saja dan bahkan ada yang tak mendapatkan apa-apa dalam hidupnya. Mereka yang merugi adalah mereka yang membuang-buang waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat bagi kebaikan hidupnya. Bahkan Allah SWT pun membuat satu surat khusus tentang waktu. Demi masa, sesungguhnya manusia mengal...

Bosan

Berhati-hatilah Terhadap Bosan Setidaknya itulah yang disampaikan oleh Dr. 'Aid Al Qarni pada bukunya Rahasia sukses orang-orang besar, yang diterjemahkan dan diterbitkan oleh Qisthi Press. Disana ada salah satu catatan yang diberikan oleh beliau yang berbunyi: Hati-hati dengan rasa bosan! Karena rasa bosan tidak menghargai hak dan kehormatan! Hendaknya engkau bersabar dan teguh hati! Pada sumber lainnya, sering kali kita diingatkan bahwa rasa bosan adalah salah satu ciri dari menipisnya motivasi dan lupanya kita akan tujuan awal melakukan hal tersebut. Rasa bosan kerap kali disandingkan dengan kejenuhan. Maka, jika yang terjadi adalah kejenuhan karena tidak adanya kegiatan memperbaharui niat, mengingat kembali motivasi ataupun tujuan awal. Tidak ada cara lain menghilangkan rasa bosan itu dengan memikirkan kembali niat dan mengingat kembali motivasi ataupun tujuan tersebut. Jikalau perlu ada beberapa cara agar kita tidak merasa bosan dengan suatu kegiatan yang kita yakini kebaikan...

Anak-anak: Worksheet Menulis Buku Pertama ku

 Setelah saya mengetahui semakin banyak tentang manfaat menulis, saya sebagai ibu semakin bersemangat untuk menumbuhkan kemampuan menulis pada anak-anak di rumah. Apakah saya memaksakan anak-anak saya menjadi menulis ? Tentu saja saya tidak mau seperti itu. Sama seperti hal nya membaca, bukan berarti saat saya memberikan banyak ruang dan kesempatan mereka untuk membaca banyak buku saya memaksa mereka menjadi anak pintar kutu buku.  Bagi saya membaca adalah kebiasaan baik. Sama halnya menggosok gigi sebelum tidur atau sesudah makan. Atau kebiasaan mencuci tangan sebelum makan. Atau kebiasaan memakan buah, sayur, madu dan makanan sehat lainnya. membaca buku bisa jadi suatu kebiasaan baik untuk menandingi kebiasaan memegang gadget khususnya pada anak-anak. Lalu, suatu ketika saya berkata pada mereka " bagus ya buku-buku nya? Kakak Abang mau buat buku seperti ini?".  Saat mereka menjawab dengan antusias, "kakak bisa buat cerita sendiri?" Dll. Maka, saatnya saya membuat ...

Overthinking dan Prasangka

Pernah mendengar kata overthinking? Sebenarnya konsep dari overthinking itu sendiri adalah prasangka. Yang dalam Islam sudah ada ilmunya. Kalau kita mengulik dari kata thinking yaitu pikiran dan over yaitu berlebihan. Maka kita bisa mengambil kesimpulan bahwa yang dimaksud overthinking adalah memikirkan secara berlebihan. Berlebihan di sini di dalam Islam masuk ke dalam sarana prasangka jadi sesuatu yang tidak nampak atau tidak terlihat bahkan belum terjadi. Di dalam Quran surat an Najm ayat 28 diterangkan, "Dan mereka tidak mempunyai suatu pengetahuan pun tentang itu. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti prasangka, padahal sesungguhnya prasangka itu tidak sedikit pun berguna terhadap kebenaran." (QS. an Najm: 28) Di sini kita jelas di berikan informasi tentang prasangka bahwa prasangka itu tidak sedikitpun berguna terhadap kebenaran, yang berarti prasangka itu bukanlah kebenaran. Baik prasangka yang baik atau prasangka buruk keduanya bisa jadi tidak benar atau bahkan jauh da...

Allah punya banyak cara untuk mengabulkan doa kita

 Jadi begini ceritanya, Dulu sebelum saya melahirkan beberapa dokter bilang saya harus operasi, dengan alasan saya punya asma. Tapi, saat saya ketemu satu dokter yang bilang "kalau saat mau melahirkan gak kambuh asmanya gapapa. Bisa insya Allah normal. Ada pasien saya yang begitu. Kalimat itu seolah membuat fokus saya bukan dengan penyakitnya tapi pada melahirkan normal nya.  Setelah itu yang saya lakukan adalah mencari banyak alasan untuk melahirkan normal. Dan yang saya langit kan adalah permohonan ke Allah untuk bisa melahirkan normal agar a, b, c dll (alasan-alasan itu) saya sebutkan dan saya ulang-ulang dalam setiap doanya.  Qadharullah, saat hari H melahirkan benar saja Allah mudahkan. Sebulan sebelum melahirkan bahkan tidak kambuh penyakit itu. Padahal teorinya perut semakin besar semakin sesak pula nafasnya.  Sejak saat itu semakin saya ulang lagi ke diri saya. Kalau Allah punya banyak cara untuk mengabulkan doa kita. Langit kan saja langsung, apa yang kita h...